Kamis, 31 Maret 2016

BAB II LANDASAN TEORI APLIKASI PEREKRUTAN PEGAWAI

BAB II
LANDASAN TEORI


Pada bab ini , membahas teori-teori yang menjadi dasar bahan dalam pembuatan laporan internship II, yaitu Perancangan Sistem Pengambil Keputusan Pemilihan Pegawai Untuk Penempatan Dengan Menggunakan Metode Multifactor Evaluation Process.

2.1 Sistem
Murdick, R.G [1] mendefenisikan sistem sebagai “seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau prosedur-prosedure pengolahan yang mencari satu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data pada waktu rujukan tertentu untuk mengahsilkan satu informasi yang dbutuhkan.”
Jogiyanto [2] menyatakan “Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu”. (Jogiyanto,2005.1).
Istilah sistem secara umum dapat didefinisikan oleh Edhy Susanta [3] sebagai kumpulan hal atau elemen yang saling bekerja sama atau yang dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna mencapai suatu tujuan. Sistem mempunyai karakteristik atau sifat – sifat tertentu, yaitu : Komponen Sistem, Batasan Sistem, Lingkungan Luar Sistem, Penghubung Sistem, Masukan Sistem, Keluaran Sistem, Pengolahan Sistem dan Sasaran Sistem.
(Edhy Sutanta,2009.4).

2.2 Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System)
Konsep Decision Support System pertama kali dinyatakan oleh Michael S. Scott Morton pada tahun 1970 dengan istilah “Management Decision System” (Sprague and Watson: 1993:4) (Turban: 1995) (Mcleod: 1995). Menurut Scott, DSS merupakan susatu interaktif berbasis komputer, yang membantu pengambil keputusan melalui penggunaan data dan model-model keputusan untuk memecahkan masalah-masalah yang sifatnya semi terstruktur dan tidak terstruktur, yang intinya mempertinggi efektifitas pengambil keputusan. [4]

2.3 Multifactor Evaluation Process
Dalam metode MFEP ini pengambilan keputusan dilakukan dengan memberikan pertimbangan subjektif dan intuitif terhadap faktor yang dianggap penting. Pertimbangan-pertimbangan tersebut berupa pemberian bobot (weighting system) atas multifactor yang terlibat dan yang dianggap penting tersebut. Langkah dalam metode MFEP ini yang pertama adalah menentukan faktor-faktor yang dianggap penting, yang selanjutnya membandingkan faktor-faktor tersebut sehingga diperoleh urutan faktor berdasarkan kepentingannya dari yang terpenting, kedua terpenting dan selanjutnya. [5]

2.4 HRD (Human Resources Development)
HRD adalah singkatan dari Human Resources Development. Dalam ilmu terapannya, HRD biasa disebut sebagai “Personalia” atau “Kepegawaian”. HRD dalam manajemen juga biasa disebut dengan “Human Capitol” atau “ Human Resources Management”.
Arti lain dari Human Resources Development (Sumber Daya Manusia) adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan. [6]

2.5 Visual Studio
Visual Basic adalah bahasa pemograman klasik, legendaris, dan tiada duanya yang paling banyak dipakai oleh programmer di dunia. Microsoft Visual Studio merupakan perangkat lunak lengkap (suite) yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi, baik itu palikasi bisnis, aplikasi personal, ataupun aplikasi web. Miscrosoft Visual Studio dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi dalam native code (dalam bentuk bahasa mesin yang berjalan diatas windows) ataupun managed code (dalam bentuk Microsoft Intermediate Language diatas .NET framework). Selain itu, Visual Studio juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi Silverlight, aplikasi Windows Mobile (yang berjalan di atas .NET Compact Framework). [7]

2.4 Java Script
JavaScript adalah bahasa (pemograman) yang hebat, meskipun cenderung sulit untuk dipahami, akan tetapi kemampuan inti yang dimiliki oleh JavaScript sangat menarik untuk didalami. dengan Javascript anda dapat membuat aplikasi - aplikasi hebat seperti Google Maps. JavaScript telah merubah pandangan dunia terhadap internet ( Web ).
Keunggulan javascript yang juga dikenal dengan nama ECMAScript yaitu dapat berjalan di semua platform dengan browser yang mendukung JavaScript, dan hampir semua platform dan browser saat ini mendukung JavaScript. Contoh dari aplikasi yang dibangun dengan JavaScript adalah Google Maps yang dapat berjalan di atas Linux, Windows, dan Mac OS. JavaScript juga semakin dan terus berkembang, seperti pertumbuhan pustaka (library) yang memudahkan untuk menavigasi dokumen, memlilih elemen DOM, membuat animasi, menangani event dan mengembangkan aplikasi Ajax. JavaScript adalah bahasa pemograman client-side yang cross-platform (berjalan di banyak platform)  dan bersifat bebas (untuk dimodifikasi dan gratis tentunya) juga diadopsi secara universal. [8]

2.5 SQL Server
SQL Server (Microsoft SQL Server) merupakan sebuah aplikasi Relational Database Manajemen Sistem (RDBMS) atau sistem manajemen basis data relasional yang dibuat oleh Microsoft. Microsoft SQL Server sama dengan MySQL, SQLlite, atau aplikasi database lainnya. Microsoft SQL server menggunakan Bahasa SQL dengan Queri utamanya adalah Transact-SQL (sebuah bahasa SQL yang diimplementasi dari SQL standar ANSI/ISO oleh Microsoft dan Sybase. SQL Server kebanyakan digunakan dalam bidang bisnis dengan penggunaan basis data berskala kecil menengah, tetapi bisa juga digunakan untuk basis data data berskala besar. 

2.6 Metode Pengujian
Metode pengujian yang dipakai dalam menguji aplikasi web yang akan dibuat adalah dengan menggunakan metode Black Box. Menurut Nugroho(2008: 65)  menyatakan bahwa Metode Black Box bertujuan untuk menunjukkan fungsi dari aplikasi tentang cara beroperasinya, apakah pemasukan data dan keluaran data telah berjalan sebagaimana yang diharapkan dan apakah informasi yang disimpan secara eksternal selalu dijaga kemutahirannya. Metode pengujian Black Box memungkinkan analisa sistem memperoleh kumpulan kondisi input  yang akan mengerjakan seluruh keperluan fungsional program.
            Metode pengujian ini mencari kesalahan pada :
1.      Fungsi yang salah atau hilang
2.      Kesalahan pada tampilan antar muka pemakai
3.      Kesalahan pada struktur dataatau akses database
4.      Kesalahan perfromansi
5.      Kesalahan inisialisasi dan tujuan akhir


Tidak ada komentar:

Posting Komentar